Sosialisasi pengembangan UMKM berdasarkan Nilai Pancasila di Desa Marindal II
##plugins.themes.bootstrap3.article.sidebar##
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
UMKM merupakan penunjang perekonomian Nasional. UMKM merupakan usaha yang tidak akan goyah walau kondisi ekonomi tidak stabil. UMKM di desa Marendal II Deli Serdang belum sepenuhnya mengalami perkembangan. Beberapa usaha mereka masih dikatagorikan masih sederhana. Dimana mereka belum memahami bahwasannya menjaga hubungan dengan konsumen sama pentingnya dengan menjaga hubunga baik juga dengan distributor. Penyusunan produk yang dicari konsumen harus lebih terlihat dari pintu masuk toko. Sosialisasi yang kami lakukan memberi himbauan agar merubah pola pikir dan pelayanan yang selama ini mereka lakukan agar lebih ditingkatkan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah konvensional. Metode ceramah digunakan untuk menyampaikan cara cara mengembangkan usaha mereka dari segi pelayanan, penyusunan barang toko dan pemanfaatan teknologi berupa Grup Whats app dan Instagram.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
[2] H. Sri, Sukesi, and H. Kanty, “Manajemen UMKM dan Koperasi: Optimalisasi Ekonomi Masyarakat Pesisir Pantai,” Unitomo Press, vol. 1, pp. 1–245, 2019.
[3] P. K. A. S. & I. P. N. W, Tata Kelola Manajemen & Keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Sunggu Minahasa Kab. Gowa: CV. CAHAYA BINTANG CEMERLANG, 2021.
[4] M. M. Minarsih, “Pedagang Kecil“ Warung“ Dalam Gempuran Ritel,” J. Sains Sosio Hum., vol. 6, no. 1, pp. 389–400, 2022, doi: 10.22437/jssh.v6i1.19493.
[5] Muhammad Fahmi Nurani, “Toko Modern Dan Tradisional: Keadilan Regulasi,” J. Hum. Teknol., vol. 7, no. 2, pp. 20–23, 2021, doi: 10.34128/jht.v7i2.95.
[6] R. P. Ridhwan, S. Saragi, and T. Jaffisa, “Strategi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Deli Serdang Dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Pada Masa Pandemi Covid-19,” J. Publik Reform, vol. 9, no. 1, pp. 9–18, 2022, [Online]. Available: https://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/jupublik/article/view/2104.
[7] A. H. Elyas, E. Iskandar, and S. Suardi, “Inovasi Model Sosialisasi Peran Serta Masyarakat Kecamatan Hamparan Perak Dalam Pemilu,” War. Dharmawangsa, vol. 14, pp. 137–149, 2020, [Online]. Available: http://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/juwarta/article/view/548.
[8] K. Sudarnaya, L. Y. Nurjiasih, M. B. Mahandika, and K. D. Guritna4, “Analisis Umkm Toko Sembako Jans77,” Ruang Cendekia J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 1, pp. 39–43, 2022, [Online]. Available: https://jurnal.arkainstitute.co.id/index.php/ruang-cendekia/article/view/16.
[9] C. P. Rahmah, Zakiyah Zulfa, Yusriyah Rahmah Purnama, “STRATEGI PENINGKATAN PEMASARAN MELALUI MEDIA SOSIAL TERHADAP UMKM DI DESA KINTELAN (STUDI KASUS UMKM DI DESA KINTELAN KELURAHAN PURI KABUPATEN MOJOKERTO),” vol. 04, no. 01, pp. 1–23, 2016.
[10] Akademi Manajemen Perusahaan Pontianak, “Analisis Strategi Bisnis pada Toko Budiman Sembako Kecamatan Sungai Tebelian, Kalimantan Barat,” pp. 1–9, 2022.
[11] N. Hasanah, S. Muhtar, and I. Muliasari, Mudah Memahami Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), I. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia, 2020.
[12] Mihani and T. R. Hutauruk, “Strategi Pengembangan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Dapur Etam Sejahtera Samarinda Dalam Meningkatkan Penjualan,” J. Ris. Inossa, vol. 2, no. 2, pp. 111–122, 2020.
[13] F. K. Efendi, I. W. Lasmawan, and I. N. Suastika, “STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KELONTONG DI WILAYAH PEDESAAAN BONTO JAYA (Studi kasus Bonto Jaya),” J. Darma Agung, vol. 30, no. 2, pp. 749–760, 2022.
[14] N. Rosyid Nur Yunianto, Yuhastina, “Strategi Eksistensi Toko Kelontong di Jalan Kartika Jebres Surakarta Menghadapi Tekanan Modernisasi,” Equilib. J. Pendidik., vol. X, pp. 344–353, 2022.
[15] R. D. Sianturi and A. Yanny, “Strategi Promosi dan Store Interior Terhadap Daya Beli Konsumen Pada Industri Ritel (Studi Kasus Indomaret Johor),” Arbitr. J. Econ. Account., vol. 2, no. 1, pp. 6–11, 2021, doi: 10.47065/arbitrase.v2i1.229.