##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Alfansurya Hutagalung
Riwayani
Lukman Hakim Hutagalung
Khairil Safli Pohan
Zafril Abdi Nasution

Abstract

Banjir bandang yang terjadi di Bona Lumban menimbulkan dampak signifikan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Kerusakan infrastruktur, hilangnya sumber mata pencaharian, serta terhentinya aktivitas usaha warga menyebabkan melemahnya roda perekonomian pascabencana. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemulihan yang terencana melalui kegiatan kemanusiaan yang berorientasi pada pemulihan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mendorong kembali aktivitas ekonomi warga melalui penyaluran bantuan kemanusiaan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, meliputi pendataan kebutuhan masyarakat, penyaluran bantuan kebutuhan dasar, serta dukungan awal bagi keberlangsungan usaha dan aktivitas ekonomi warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyaluran bantuan kemanusiaan tidak hanya berperan dalam pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap semangat dan kemampuan masyarakat dalam memulai kembali aktivitas ekonomi mereka. Dengan demikian, kegiatan kemanusiaan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam proses pemulihan roda ekonomi masyarakat Bona Lumban pasca banjir bandang

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

How to Cite
Hutagalung, A., wani, R., Hutagalung, L. H., Pohan, K. S., & Nasution, Z. A. (2025). Pemulihan kembali Roda Ekonomi Warga Dengan Penyaluran Bantuan Kegiatan Kemanusian di Bona Lumban dalam rangka Pasca Banjir Bandang. Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas), 4(03), 524–528. https://doi.org/10.54209/jumas.v4i03.340
References
[1.] Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2021). Pedoman Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Jakarta: BNPB. Halaman: 15–32.
[2.] Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2021). Kajian risiko bencana Indonesia. BNPB.
[3.] Bappenas. (2020). Strategi pemulihan sosial ekonomi pascabencana. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.
[4.] Food and Agriculture Organization. (2016). Livelihood recovery after disaster. FAO.
[5.] Hadi, S. (2018). Penanggulangan bencana banjir dalam perspektif pembangunan berkelanjutan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 16(1), 12–22.
[6.] Iskandar, M. (2019). Peran kegiatan kemanusiaan dalam pemulihan pascabencana. Jurnal Ilmu Sosial, 14(1), 65–77.
[7.] Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2020). Pedoman penanganan dan pemulihan sosial pascabencana. Kemensos RI.
[8.] Kurniawan, H., & Sari, M. (2019). Banjir bandang dan implikasinya terhadap kesejahteraan sosial masyarakat. Jurnal Kebencanaan Indonesia, 5(1), 23–34.
[9.] Nugraha, B., & Fitriani, D. (2021). Ketahanan ekonomi rumah tangga pascabencana banjir. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 19(1), 89–102.
[10.] Prasetyo, E. (2021). Pendekatan berbasis komunitas dalam pemulihan ekonomi pascabencana. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(3), 187–198.
[11.] Putra, D. A., & Lestari, N. (2020). Analisis dampak banjir bandang terhadap mata pencaharian masyarakat. Jurnal Ekonomi Regional, 8(1), 55–66.
[12.] Rachman, F., & Widodo, T. (2020). Kerentanan sosial ekonomi masyarakat pascabencana banjir bandang. Jurnal Sosial Humaniora, 13(3), 201–213.
[13.] Susanti, R. (2021). Peran bantuan kemanusiaan dalam pemulihan ekonomi pascabencana. Jurnal Kesejahteraan Sosial, 9(2), 98–110.
[14.] Suryani, A., & Nugroho, S. (2019). Dampak banjir bandang terhadap perekonomian masyarakat pedesaan. Jurnal Pembangunan Wilayah, 11(2), 145–156.
[15.] United Nations Development Programme. (2017). Post-disaster economic recovery guidelines. UNDP.
[16.] World Bank. (2019). Building resilience after natural disasters. World Bank.

Author Biographies

Alfansurya Hutagalung, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riau

Dosen Prodi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah

Riwayani, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riau

Dosen Prodi Kewirausahaan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah

Lukman Hakim Hutagalung, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riau

Dosen Prodi Bisnis Digital, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah

Khairil Safli Pohan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riau

Dosen Prodi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah

Zafril Abdi Nasution, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riau

Dosen Prodi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah