SAK EMKM : Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Pada Warung Gandeng di Kota Pematangsiantar
##plugins.themes.bootstrap3.article.sidebar##
Published:
Jul 21, 2025
Keywords:
UMKM, SAK EMKM, Laporan Keuangan
Section
Articles
Statistics Article
Article View : 75 Times
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Khairul Azwar
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung
Elly Susanti
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung
Sisca
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung
Juan Anastasia Putri
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung
Vivi Candra
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung
Abstract
Kegiatan PKM ini didasarkan pada kurangngnya pemahaman pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan sesuai dengan SAK yang berlaku. Sasaran yang menjadi objek pengabdian ini adalah Pelaku UMKM Warung Gandeng Kota Pematangsiantar. Masalah yang terjadi adalah Pemilik selama ini tidak melakukan pencatatan atas transaksi yang terjadi sehingga mengalami kesulitan dalam menyusun laporan keuangan sesuai dengan SAK yang berlaku. PKM ini bertujuan memberikan edukasi bagi pemilik warung gandeng agar mampu menyusun laporan keuangan sesuai dengan SAK yang berlaku di kedepannya sehingga pemilik dengan mudah untuk menghitung besarnya pendapatan dan mengetahui berapa jumlah ekuitas yang dimiliki oleh pemilik.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
How to Cite
Azwar, K., Susanti, E., Sisca, Putri, J. A., & Candra, V. (2025). SAK EMKM : Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Pada Warung Gandeng di Kota Pematangsiantar. Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas), 4(02), 91–96. https://doi.org/10.54209/jumas.v4i02.259
References
[1] R. K. SIB, “Pertumbuhan UMKM di Pematangsiantar Cukup Pesat,” 2022.
[2] BPS, “Usaha Mikro Kecil,” https://siantarkota.bps.go.id/, 2017. [Online]. Available: https://siantarkota.bps.go.id/statictable/2017/04/10/113/jumlah-usaha-industri-kecil-menurut-kelompok-industri-tahun-2015.html.
[3] S. Adomako, A. Danso, and J. O. Damoah, “The moderating influence of financial literacy on the relationship between access to finance andfirm growth in Ghana,” enture Cap. An Int. J. Entrep. Financ., vol. 18, no. 1, pp. 43–61, 2016.
[4] Suyadi, Syahdanur, and S. Suryani, “Analisis Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bengkalis-Riau,” KIAT J. Ekon. Fak. Ekon. dan Bisnis Univ. Islam Riau, vol. 29, no. 1, pp. 1–10, 2018.
[5] IAI, Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah. Indonesia, 2018.
[2] BPS, “Usaha Mikro Kecil,” https://siantarkota.bps.go.id/, 2017. [Online]. Available: https://siantarkota.bps.go.id/statictable/2017/04/10/113/jumlah-usaha-industri-kecil-menurut-kelompok-industri-tahun-2015.html.
[3] S. Adomako, A. Danso, and J. O. Damoah, “The moderating influence of financial literacy on the relationship between access to finance andfirm growth in Ghana,” enture Cap. An Int. J. Entrep. Financ., vol. 18, no. 1, pp. 43–61, 2016.
[4] Suyadi, Syahdanur, and S. Suryani, “Analisis Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bengkalis-Riau,” KIAT J. Ekon. Fak. Ekon. dan Bisnis Univ. Islam Riau, vol. 29, no. 1, pp. 1–10, 2018.
[5] IAI, Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah. Indonesia, 2018.